MIS Miftahul Ulum Sungai Raya Kab Kubu Raya  (Senin, 15– 16 September 2021). Pelaksanaan Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI)

MIS Miftahul Ulum Sungai Raya Melaksanakan AKMI

Kepala Madrasah Moani, SE Menurutnya Satuan pendidikan MI yang melaksanakan AKMI Tahun 2021 sebanyak 12.809 madrasah atau sebanyak 350.135 siswa yang tersebar di 34 provinsi. Jumlah tersebut merupakan 50 persen dari seluruh jumlah MI di Indonesia dan di kabupaten Kubu Raya Terpilih Hanya 74 Madrasah Ibtidaiyah dari 168 Madrasah” katanya.

Harapan Moani Tahun berikutnya akan di rapikan karena madrasah kami belum mempunyai sarana prasana Lab Komputer khusus madrasah yang kami asuh saat ini mulai dari perangkat terkait IT dan mulai sekarang akan lebih di aktifkan atau dibiasakan anak-anak didik kami dengan media pembelajaran berbasis Komputer atau Androit sehingga nantinya anak-anak sudah terbiasa dan tidak canggu dengan pengerjaan di AKMI ini saya yakin bukan hanya madrasah kami khusus swasta pasti akan mengalami hal demikian dengan Minimnya Sarana Prasana dengan CBT Tersebut” kata dia

 

Virgo Agus Ariyanto S.Pd Selaku Proktor AKMI Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia, Mode Online sehingga tidak perlu menyediakan Server dan lain hanya cukup Laptop dan andrit untuk siswa pelaksanaan Akmi harapan kedepannya terkait Pelaksanaan AKMI ini masih menggunakan tempat yang bisa kita tempati karena madrasah kami belum mempunyai sarana prasana Lab Komputer untuk saat sekarang sementara dari kami kendala nya tidak hanya terkadang sinyal seluler memang sepertinya susah mungkin peyebabnya dekat bandara supadio sehingga akses sinyal seluler ada terhambat itu tanggapan kami’ Katanya

MIS Miftahul Ulum Sungai Raya Melaksanakan AKMI

 

Rumiati Sari. S.Pd Selaku Pengawas Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) setelah kami awasi terkait pelaksana AKMI di madrasah kami siswa masih kakuh terhadap media-media pembelajaran seperti yang di laksanakan pada saat sekarang ini dan kami tidak terbayang ketika anak-anak kami memegang Laptop/Komputer saat pelaksanaan AKMI tersebut untuk memegang Mouse saja dan mengarahkan kunsor saja kita sudah kesusahan apalagi pelaksanaannya menggunakan komputer/PC dan saya pribadi ucapkan terima kasih kepada Dirjen Pendidikan Islam Ali Ramdhani Infrastruktur teknologi yang digunakan dalam penyelenggaraan AKMI adalah multi-stage test (MST), teknologi berbasis artificial Intelligence untuk mendeteksi kompetensi siswa secara cermat. Siswa dapat mengerjakan soal AKMI menggunakan piranti komputer, laptop, tablet, maupun gawai (handphone android)

👉 TRENDING :   3 Aplikasi untuk Memudahkan Membedakan di TK

Dirjen Pendidikan Islam Ali Ramdhani menyatakan, gelaran AKMI bertujuan mengukur kompetensi siswa madrasah pada Literasi membaca, Numerasi, Sains, dan Sosial Budaya (Moderasi Beragama) sebagai data diagnostik untuk tindaklanjut perbaikan pembelajaran di madrasah. Menurutnya, hasil assesmen ini juga berfungsi untuk mendiagnosis kompetensi siswa; bahan pertimbangan dalam pemetaan mutu kompetensi siswa, serta bahan perbaikan mutu pembelajaran di madrasah.MIS Miftahul Ulum Sungai Raya Melaksanakan AKMI

Dhani menambahkan, AKMI dilaksanakan berbasis komputer, dengan dua moda yakni secara online penuh (siswa mengerjakan soal secara online langsung pada server pusat) dan secara semi online (siswa mengerjakan soal secara offline pada server madrasah, selanjutnya jawaban siswa dikirim oleh operator madrasah secara online ke server pusat)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.